RSS

Jumat, 19 April 2013

LAPORAN PRAKTIKUM FERMENTASI



FERMENTASI
1.      Tujuan
Mengamati hasil proses fermentasi glukosa
2.      Dasar Teori

Fermentasi atau respirasi anaerob merupakan respirasi yang tidak menggun akan oksigen sebagai penerima elektron akhir pada saat pembentukan ATP. Respirasi anaerob juga menggunakan glukosa sebagai subtratnya.
Fermentasi dapat  dilakukan oleh jamur ragi ( yeast ) secara anaerob. Proses ini menghasilkan 2 ATP. Perubahan glukosa yang terfementasi menghasilkan alkohol, CO2, dan membebaskan energi. Reaksi :

C6H12O6                                       2 C2H5OH + 2 CO2 + 2 ATP
3.      Alat dan Bahan
·         Selang ukuran 50 cm
·         Selang ukuran 20 cm
·         2 botol aqua bekas
·         Ragi ( yeast ) roti
·          Malam / Plastisin
·         Gula ( Glukosa )
·         PP ( Fenolftalein)
·         Air
·         Termometer
·         Air Kapur
·         Sendok


4.      Langkah Kerja
a.      Isikan tabung A dengan larutan glukosa ( gula ) dan ragi roti
b.      Lalu aduk hingga merata
c.       Isikan tabung B dengan air kapur dan PP
d.      Lalu aduk hingga merata
e.      Pasangkan selang untuk menghubungkan botol aqua A dengan botol aqua B
f.        Pasangkan termometer pada botol aqua A dan selang terbuka ukuran 20 cm untuk botol B
g.      Lalu amati sampai mengalami perubahan


h.     
Catat hasil pengamatan pada tabel pengamatan !

5.      Tabel Pengamatan

5 menit ke-
Tabung A
Tabung B
1
Muncul busa, suhu 30.50 C
Muncul gelembung, bau mulai tidak sedap
2
Busa melewati selang, busa makin banyak, suhu 30.50 C
Gelembung makin cepat dan banyak keluar
3
Busa makin banyak, busa makin cepat terdorong melewati selang
Warna makin pudar, busa dari tabung A masuk, bau alcohol makin menyengat
4
Suhu 310 C, busa bertambah
Warna keruh, ada endapan
5
Suhu 310 C, busa tetap
Muncul busa, endapan bertambah
6
Busa tetap, suhu 310 C, bau tape
Bau tape, warna putih keruh






6.      Pertanyaan
a.      Apa yang terjadi pada tabung A ( glukosa + ragi ) ?
Ø  Larutan pada tabung A semakin naik dan muncul gelembung busa yang banyak.
b.      Bagaimana cara mengetahui bahwa reaksi ini termasuk reaksi eksergenik ?
Ø  Caranya adalah ketika pengamatan terlihat suhu pada termometer di tabung A suhunya naik sehingga membebsakan energi berupa panas, selain itu juga dapat terlihat pada tabung A larutannya seperti mendidih dan reaksi itu disebut eksergonik.
c.       Apakah fungsi air kapur pada tabung B ( air kapur + PP ) ?
Ø  Untuk mengikat CO2 sehingga tidak lepas ke udara, kapur ( CaCo3 ) bisa juga untuk mempertahankan CO2.
d.      Apakah fungsi reagent PP pada tabung B ?
Ø  PP berguna sebagai indikator asam dan basa
e.      Bagaimanakah perubahan yang terjadi pada tabung B ? Jelaskan prosesnya !
Ø  Perubahan yang terjadi adalah tabung B larutannya menjadi jernih kembali. Prosesnya adalah ketika larutan glukosa + ragi muncul gelembung yang sangat banyak sampai seperti mendidih lalu larutan pada tabung B warnya menjadi jernih kembali.
7.      Kesimpulan

Pada percobaan tersebut dapat disimpulkan bahwa fermentasi merupakan reaksi anaerob dan termasuik dalam reaksi eksergonik yang membebaskan energi. Hal tersebut dapat dibuktikan dari gelembung yang keluar dari tabung A. Reaksinya :


C6H12O6                ->                       2 C2H5OH + 2 CO2 + 2 ATP


1 komentar:

ERISON CAESAR mengatakan...

Thanks for sharing :)
materinya sangat membantu..

visit my page : http://erisoncs.student.ipb.ac.id

Poskan Komentar

 
Copyright GLORY SHINE 2009. Powered by Blogger.Designed by Ezwpthemes .
Converted To Blogger Template by Anshul .