RSS

Senin, 16 Desember 2013

PERANAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM SISTEM INFORMASI KESEHATAN


PERANAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM SISTEM INFORMASI KESEHATAN

Sistem informasi kesehatan adalah sistem pengolahan data dan informasi kesehatan untuk mendukung manajemen kesehatan dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat


Menurut WHO, sistem informasi kesehatan , salah satu dari 6 “building block” atau komponen utama dalam sistem kesehatan di suatu Negara.



Teknologi Informasi dalam Sistem informasi manajemen kesehatan sebagai sub sistem dalam sistem administrasi kesehatan yang di gunakan pengelola atau manajer kesehatan Sebagai dasar pertimbangan menentukan kebijakan dan pengambilan keputusan dalam menjalankan fungsi-fungsi administrasi.  Bagi masyarakat sebagai upaya meningkatkan kemampuannya untuk menolong dirinya sendiri dalam memenuhi kebutuhan kesehatannya

 


  1. Perangkat Keras
Ø  Terdiri dari Komputer
Ø  Baik input, proses, penyimpan, maupun output
  1. Perangkat Lunak
q   Aplikasi pengolahan data
q  Sistem operasi (misalnya Windows, Linux atau Mac)
3. Prosedur
v   Komponen dalam bentuk fisik 
v  Seperti buku panduan dan instruksi
v  Terdiri dari instruksiuntuk pemakaipenyiapan masukan, dan pengoperasian untuk karyawan pusat komputer
  1. Personil atau operator untuk  Analisis sistem, progamer, personil data entri dan manajer sistem informasi
  2. Leadership, komitmen dan visi organisasi Leadership dari pimpinan rumah sakit merupakan faktor  dukungan terpenting. menggunakan teknologi komputer dalam mengimplementasikan Sistem Informasi Berbasis Komputer (Computer Based Information System)

                                                               
                                                                      (Sutabri, 2005:96).


Adapun kendalanya menurut Eko Nugraha (2008)  :
  1. Kesalahan teknis
q   hardware problems
q   logical errors
q   Perangkat lunaknya
2. Gangguan lingkungan

3. Kelalaian manusia (human errors)
Ø   Tidak disengaja seperti menggunakan data yang salah atau menghapus data tanpa sengaja.


Menurut Martin dalam Oktadimalik (2009) masalah dalam teknologi informasi manajemen meliputi :
1. Pemahaman yang keliru
2. Masalah Finansial
3. Tanpa disertai bantuan tenaga ahli yang baik
4. Kecurigaan terhadap lemahnya aspek  security , konfidensialitas dan privacy data medis
5. Sebagian besar daerah belum memiliki kemampuan memadai
6. Pemanfaatan data dan teknologi belum dikelola manajemen dengan optimal

7. Pemanfaatan data dan informasi oleh masyarakat kurang dikembangkan

8. Kurangnya tenaga purna waktu untuk sistem informasi kesehatan

Pengembangan Sistem Informasi Kesehatan (SIK) Puskesmas Di Provinsi Bali

Sistem Informasi Kesehatan berfungsi sebagai sistem untuk mengelola data kesehatan di suatu wilayah dinas kesehatan kabupaten/kota yang mencakup rekaman, penyimpanan, pengolahan dan penyajian data kesehatan dalam bentuk informasi yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan di setiap jenjang manajerial.

Dalam upaya mengembangkan Sistem Informasi Kesehatan Provinsi, Dinas Kesehatan Provinsi Bali mengembangkan Sistem Informasi Kesehatan (SIK) Puskesmas yang berbasis Teknologi Informasi. Prototipe SIK yang dikembangkan mengacu kepada kebutuhan informasi untuk pengelolaan klien dan unit pelayanan di tingkat puskesmas, SP2TP, Indikator SPM dan Indikator Indonesia Sehat 2010.


Gambaran SIK Puskesmas aspek teknis :
  1. Perangkat Keras
  2. Perangkat Lunak
  3. Jaringan
Gambaran fungsi SIK Puskesmas:
  1. Fasilitas
  2. Modul
  3. Prototipe SIK Puskesmas
  4. Analisis
  5. Standar data
  6. Biaya

SIK Puskesmas terdiri dari 7 Sub Sistem yaitu :
  1. Sub Sistem Kependudukan
q  Mengelola data kependudukan
q  Terdiri dari pencatatan mutasi lahir, mutasi wafat dan mutasi pindah.
2.   Sub Sistem Ketenagaan,
v                  Mengelola data ketenagaan
v   Data pribadi, anak, riwayat jabatan, riwayat pendidikan, riwayat penjenjangan, dll.
3.  Sub Sistem Sarana dan Prasarana
ü   Mengelola data sarana dan prasarana, seperti peralatan medis.
4. Sub Sistem keuangan
v  Mengelola data keuangan mencakup besar pembiayaan menurut kegiatan dan sumber biaya.
5. Sub Sistem Pelayanan Kesehatan
*       Mengelola data pelayanan kesehatan
*      Terdiri dari pelayanan BP, GIGI, KIA, Imunisasi, Laboratorium dan pelayanan puskesmas keliling, rawat inap, rekam medis dan manajemen obat.
  1. Sub Sistem Pelaporan
  •  Menyediakan laporan-laporan, meliputi laporan program.
7. Sub Sistem Penunjang
q  Menyediakan layanan penunjang sistem
q  membuat backup dan restore data, data recovery, user list and right assignment, user shortcut, short message over network.

Keuntungan Adanya Sistem Informasi Kesehatan di Puskesmas adalah :
1. Kemudahan dalam pengoperasian
2. Dokumentasi dan pelaporan audit yang accountable
3. Kecepatan pengisian data
4. Mendukung koordinasi antar bagian bagian dalam puskesmas
5. Meningkatkan profesionalisme dan kinerja manajemen puskesmas

Simpus merupakan sebagian dan kemampuan sistem informasi Manejemen Puskesmas  yang terintegrasi, disamping keuntungan lain seperti:

1. Pencatatan medical record


2. Kecepatan pelayanan administrasi


3.Pembuatan laporan data penyakit  secara cepat dan akurat


Hambatan Adanya Sistem Informasi Kesehatan di Puskesmas adalah :
  1. Data yang tersedia belum terintegrasi dan sulit memperoleh data yang bermutu dan terkini
Ø   Integritas data yang tersedia secara real time merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas data
Ø   Proses entry data juga sangat berpengaruh terhadap kualitas data
2. Pemanfaatan data belum optimal
q    Data dan informasi yang tersedia masih dapat digunakan untuk tujuan yang lebih luas sesuai dengan peran data dan informasi sebagai health intelligence
3. Keterbatasan SDM
Ø   Keterbatasan pemahaman staf terhadap teknologi komputer dan system informasi
Ø  tidak adanya staf yang mempunyai latar belakang pendidikan komputer
Ø  tidak ada staf khusus untuk entry data.


                 

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Copyright GLORY SHINE 2009. Powered by Blogger.Designed by Ezwpthemes .
Converted To Blogger Template by Anshul .